Untuk Kamu (4)

“Karena kamu adalah kebaikan yang Tuhan janjikan. Maka aku harus mengisi hari dengan hal-hal baik, membuat diri jadi baik, mewujudkan kamu dengan cara yang baik, sampai waktu yang ditetapkan Tuhan untuk kita saling menemukan”

Cibubur, in the middle of BAB V

Iklan

Untuk Kamu (3)

Teruntuk kamu

Yang aku tahan-tahan ingin bertemu

Halo kamu. Aku gatau kamu sekarang sedang apa, bahkan aku tak tahu bagaimana rupa kamu sekarang, kamu sukanya apa, dan kamu siapa. Aku percaya, kita bisa rindu pada orang yang tak pernah kita temui dan aku rindu pada kamu.

Aku sering menebak-nebak kamu siapa ya.. Kamu orang yang seperti apa, kamu sukanya apa. Apakah kamu adalah orang yang sudah aku kenal akan tetapi tidak mempunyai kapasitas seperti yang aku bayangkan kamu sekarang atau kamu adalah orang yang sama sekali baru yang akan aku kenal nanti, aku tak tahu.

Yang aku ingin bilang sekarang adalah aku rindu. Aku pengen ketemu kamu sekarang, seingin itu. Aku ingin kamu ada untuk bilang semuanya baik-baik saja. Untuk menenangkan aku, untuk meyakinkan aku bahwa di masa depan aku punya kamu. Namun aku tahu, kamu diciptakan bukan untuk itu dan aku sangat meng-oversimplify kamu jika sekarang kamu ada hanya untuk itu.

Aku yakin kamu akan datang di waktu yang tepat. Rasa-rasa yang aku sekarang hanyalah ketidak-sabaran anak kecil, kekurang-yakinan aku terhadap Yang Di atas, padahal aku tahu (walau aku tak tahu kapan dan dimana) kita pasti bertemu.

Jika kita bertemu nanti, mungkin kamu akan sedikit kecewa karena aku tak seperti dulu, tidak sebaik yang orang-orang pikirkan. Namun yang bisa aku yakinkan adalah aku akan seberusaha itu untuk jadi yang terbaik untuk kamu, untuk membuat kita bahagia karena aku tahu kamu akan melakukan hal yang sama. Aku akan belajar banyak hal, bertahan karena aku tahu aku punya kamu dan aku memilih untuk mencintai kamu.

Karena sekarang kita belum bertemu, maka mungkin Dia ingin memberikan aku waktu untuk memperbaiki dulu diriku. Aku punya masalah dengan diriku sendiri, aku punya banyak tanggung jawab yang harus kubuat ringan sebelum bertemu denganmu. Maka, aku bebaskan diri aku sebelum bertemu kamu, sebelum kita membuat cerita kita sendiri nantinya.

Ps: Janji ya kamu akan datang di saat yang tepat dan kamu tak akan menyerah tentang kita

Dari aku

Yang selalu ingin bertemu